Peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika melalui model pembelajaran koperatif tipe Think Pair Share

Isi Artikel Utama

Rantau Alis

Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan di kelas VI A SDN 1 Bengkalis dan didasari oleh rendahnya hasil belajar matematika di kelas tersebut. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing 3 kali pertemuan. Tahapan penelitian mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian membuktikan bahwa pembelajaran kooperatif tipe think pair share dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dapat diamati dari meningkatnya skor rata-rata aktivitas pada siklus I pertemuan 1 dan 2 yaitu rata-rata nilai 2,26 (cukup) dan pada siklus II pertemuan 1 dan 2 yaitu rata-rata nilai 3,045 (baik). Model ini juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa mata pelajaran matematika dari siklus I ke siklus II sebesar 12 % yaitu pada siklus I persentase ketuntatasan adalah 60 %, sedangkan pada siklus II 86%. Disarankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share untuk meningkatkan hasil belajar matematika.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Alis, R. (2020). Peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika melalui model pembelajaran koperatif tipe Think Pair Share. Jurnal Junjungan Pendidikan: Intelektual Dan Edukatif, 3(1), 62-80. Diambil dari https://jurnaljunjunganpendidikan.com.alumnipbiuinsuska.org/index.php/jp/article/view/16
Bagian
Articles

Referensi

Arends, Richardl. (1997). Clasrom Instructional Management.

Dalam Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta : Kencana.

Bruner, J. (2002). The Legal And The Literary. Yale Review.

Gagne, R.M. (1983). Some Issues in the Psychology of Mathematics Instruction. Journal for Research in Mathematics Education.

Isjoni. (2009). Pembelajaran Kooperatif Meningkatkan Kecerdasan Komunikasi Antara Peserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Belajar

.......... (2013). Cooperative Learning Efektivitas Pembelajaran Kelompok. Bandung: Alpabeta.

Lasmawan. (2010). Menelisik Pendidikan IPS dalam Perspektif KontekstualEmpiris. Singaraja: Mediakom Indonesia Press Bali.

Nana Sujana. (2010). Penilaian hasil belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Natawijaya. (2005). Aktivitas Belajar. Jakarta: Depdiknas

Oemar Hamalik. (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara

R. Soedjadi. (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.

Rusman. (2011). Model- Model Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sardiman. (2004). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Shabri, H. A. (2005). Strategi Belajar Mengajar Microteaching. Jakarta: Quantum Teaching.

Sanjaya. (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Slameto. (2003). Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugandi. dkk. (2000). Belajar dan Pembelajaran. Semarang:IKIP PRESS.

Suprijono. (2009). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Syaiful Bahri Djamarah. (1999). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif: Konsep, Landasan dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana.